Walking Tour Daejeon, Enaknya Kemana Aja Ya?

Walking Tour Daejeon

Walking Tour Daejeon yang aku bahas kali ini agak sedikit berbeda. Walking tour biasanya identik dengan menelusuri tempat tempat bersejarah atau cagar budaya dengan berjalan kaki. 

Meskipun beberapa memang bukan tempat yang bersejarah, tapi walking tour Daejeon yang akan kau bahas ini lebih ke tempat yang bisa di jangkau dengan berjalan kaki dari stasiun Daejeon.

Berdasarkan pengalaman ku beberapa kali singgah, Kota Daejeon Korea Selatan ini ternyata asyik loh ditelusuri dengan berjalan kaki. 

Daejeon stasiun

Daejeon termasuk ke dalam salah satu kota metropolitan yang letaknya berada di tengah Korea Selatan. Daejeon lebih  terkenal sebagai kota pendidikan dan research karena di banyaknya universitas di kota ini. Salah satu yang mungkin kamu tahu adalah KAIST (Korea Advanced Institute of Saint and Technology).

Seperti kota metropolitan Seoul, Daejeon juga memiliki banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi wisatawan. Mulai dari wisata kuliner, wisata belanja, wisata edukasi hingga wisata alam.

Berikut ini aku rangkum beberapa tempat dan aktivitas yang bisa ditelusuri dengan walking tour di dekat Stasiun Daejeon.

Jungang Market

Walking Tour Daejeon

Jungang market merupakan salah satu pasar tradisional di Korea selatan yang sangat luas. Lokasinya tepat di seberang Pasar Stasiun Daejeon yang berada tepat di sebelah kiri stasiun.

Pasar Stasiun Daejeon juga merupakan pasar tradisional jika dilihat dari pinggir jalan. Aku belum pernah masuk jadi belum bisa menceritakannya lebih jauh lagi. 

Aku bahkan mengiranya itu satu kawasan karena banyak  warga lokal yang berbelanja dari Juang Market menuju Pasar Stasiun Daejeon ataupun sebaliknya.

Meskipun sangat luas, Jungang Market ini lebih tertata rapi dibandingkan dengan pasar-pasar tradisional di Korea Selatan yang ku kunjungi sebelumnya.

Kalau dilihat dari peta diatas, lokasinya memang tertata rapi. Kamu akan dengan mudah menghapal letak suatu toko dengan mudah jika sudah pernah melewatinya.

Jika kita masuk melalui pintu yang berhadapan dengan pasar stasiun, kita akan langsung dihadapkan dengan kedai makanan tradisional Korea seperti aneka bubur, bibimbap, mandu bahkan jajanan tradisional korea. 

Jungang Market

Setiap gang atau jalannya memiliki ciri khas tersendiri. Jika kamu masuk melalui pintu yang ada di Jungangno kamu langsung memasuki kawasan street food seperti bungeoppang, aneka minuman dingin dan snack lain yang sebagian besar berbahan daging babi. 

Para penjualnya sebagian besarnya adalah nenek-nenek dan mereka tampak akrab sekali satu sama lain saat bercanda dengan para pelanggannya. 

Oh ya pada saat pertama kali aku kesana sedang ada festival jadi banyak kursi tempat duduk di tengah jalanan pasar. Namun ketika aku kembali lagi di hari lain tidak ada kursi dan meja itu.

Aku sarankan kamu terus berjalan lurus ke arah sungai di belakang pasar kamu akan menemukan banyak lagi jajanan pasar seperti tteokbokki, eomuk, aneka gorengan sampai hotteok. 

Tertarik dengan pasar tradisional yang ada di Korea Selatan? Kamu juga bisa mencari tahu pasar tradisional lainnya yang sudah di tulis oleh Mbak Chie di blognya.

Kawasan berbelanja Eunhaengdong

Setelah menjelajahi pasar tradisionalnya, sekarang kita menyebrangi sungai menuju kawasan perbelanjaan modern di Eunhaengdong.

Pusat kawasan ini dikenal dengan Daejeon Walking Street dan atau Daejeon Skyroad.

Meskipun sudah ada jembatan penghubung langsung, aku sarankan kamu untuk melewati sungainya langsung. Terdapat batuan yang tersusun rapi  dari tepi ke tepi sungai. Anak ku yang usianya 3 tahun saja enjoy sekali melompat dari satu batu ke batu lain. 

Saat aku melintasi bebatuan tersebut aku melihat bulatan kecil dari kaca di setiap batu yang kita pijak. Sepertinya itu lampu yang akan menyala jika hari mulai gelap. 

Pusat perbelanjaan Eunhaengdong ini mirip dengan Myeongdong nya Seoul. Banyak toko pakaian branded, kafe-kafe lucu, street food dan juga self studio foto. Vibesnya anak muda banget!

walking tour Daejeon

Toko pakaian branded yang mungkin kamu tahu ada The North Face, MLB, ABC Mart, Skechers, dan masih banyak lainnya.

Tujuan ku kemari waktu itu sebenarnya untuk membeli kue di pusatnya Sumsimdang Bakery. Toko kue terkenal di Daejeon ini wajib sekali kamu coba.

Jangan heran sebagian besar orang-orang yang akan meninggalkan Daejeon pasti menenteng paper bag roti terkenal ini. Udah kayak oleh-oleh wajib dari Daejeon aja. 

Meskipun di stasiun juga ada cabangnya, tapi tidak sebanyak yang ada di pusatnya ini.

Jungangno Underground Mall

walking tour Daejeon

Keluar dari Daejeon Skyroad, kamu akan menemukan pintu menuju pasar bawah tanah. Tak kalah menarik, pasar bawah tanah Daejeon juga wajib kamu kunjungi. 

Kamu gak niat belanja? Its Ok! Kamu bisa istirahat di dalam sini. Kita udah capek jalan kesana kemari eh di dalam pasar bawah tanah ini ada kolam dengan air mancur dan lampu berwarna warni. Tak lupa kursi di sepanjang pinggir kolamnya agar pengunjung bisa istirahat dengan nyaman. 

Jujur ini adalah fasilitas kota yang tak hanya keren tapi cerdas. Secara tidak langsung pengunjung bisa beristirahat dari teriknya panas matahari di musim panas, dan dinginnya salju di musim dingin. 

Saat aku kesana bahkan sedang  gerimis di luar jadi banyak sekali pengunjung terutama para lansia yang berteduh di dalam pasar bawah tanah ini. 

Berbeda dengan pasar bawah tanah yang ada di Myeongdong, disini lebih tertata rapi dan luas. Adapun barang-barang yang dijualnya juga cukup lengkap mulai dari pakaian, aksesoris seperti tas dan sepatu, aksesoris hp, sampai buku bekas. Ada juga Daiso, berbagai macam brand kosmetik, dan self studio tidak lupa. 

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.