Piknik Seru di Pantai Malang Selatan

pantai malang selatan

Pantai Malang Selatan kini menjadi salah satu primadona wisata di Malang. Meskipun lumayan jauh dari Kota Malang  dan akses jalan nya masih banyak rusak, suasana pantai di Malang Selatan patut di acungi jempol.. 

Terakhir kali kami sekeluarga berlibur di pantai selatan Malang itu pada tahun 2021. Masih ingat kala itu masih suasana lockdown jadi semua pintu kawasan pantai ditutup hingga akhirnya kami hanya mampir makan di warung pinggir pantai. 

Piknik ke pantai kali ini diinisiasi oleh warga komplek perumahan. Ikuti keseruan kami piknik di pantai Malang Selatan yuk!

Persiapan Piknik di Pantai Malang Selatan

Beberapa kali berkunjung ke Pantai Selatan kami biasanya di ajak saudara, jadi tak perlulah kami melakukan persiapan. Cukup bawa diri dan ganti baju gaji untuk jaga-jaga. 

Sedangkan kunjungan kali ini kami bertujuan untuk piknik sehingga perlu persiapan sebelum keberangkatan.

Beberapa kali diskusi melalu grup whatsapp, bahkan pernah juga kami berkumpul di rumah untuk membicarakan perihal piknik ini.

Pembahasannya mulai dari tujuan pantainya ke pantai apa? Apa aja yang harus disiapkan masing-masing keluarga? Sampai kapan dann dimana kami berkumpul sebelum keberangkatan.

Paling penting sebenarnnya tujuan pantainya. Jika teman teman sudah tahu kalau sepanjang pesisir Mang selatan itu bannyak sekali pantainya. Setiap pantai memiliki karakteristik yang berbeda sehingga akan berpengaruh pada aktifitas apa yang bisa kita lakukan disana. Nah aktifitas itu akan berpengaruh untuk persiapan kita nantinya. 

Karena aku sudah tahu sebelumnya kalau hampir semua pantai di Malang selatan itu memiliki ombak yang besar. Tak banyak yang bisa kita lakukan selain melihat matahari  terbenam dan foto-foto. Pada kesempatan kali ini aku ingin sesuatu yang berbeda dengan mengunjungi pantai yang menyediakan ragam aktifitas yang bisa di lakukan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.

Aku mengusulkan Pantai Tanjung Penyu yang lagi naik daun karena memang sesuai dengan yang aku inginkan. Awalnya banyak yang tidak setuju, namun akhirnya kami berangkat dengan tujuan Pantai Tanjung Penyu.

Menuju Pantai Malang Selatan

Akhirnya kami bersepakat kalau piknik diadakan pada akhir pekan tepatnya hari minggu. Kami akan berangkat pukul 03.30 dini hari biar gak macet.

Namanya juga manusia yah, ternyata ada tetangga kami yang ketiduran sehingga akhirnya kami berangkat sekitar pukul 04.00 pagi. Setelah keluar dari tol Malang, kami berenti sejenak di Masjid Ki Ageung Gribig untuk melaksanakan sholat subuh. 

Perjalanan mennuju selatan ini kami sepakat mengambil jalur via Gondang legi, Bantur, lurus kesetan sampai ke jalur Lintas Selatan. 

Sesuai dugaan ku, jalanan dari Bantur itu masih banyak yang rusak parah. Kendaraan roda empat tidak bisa melaju dengan seharusnya. Masih untung sih kami berangkat masih pagi sehingga tidak ada penumpukan kendaraan yang menyebabkan kemacetan.

Sekitar pukul 07.00 pagi kami sudah sampai di Tanjung Penyu. Sudah senyum sumringah aku ketika melihat tulisan Tanjung Penyu. Tapi sepertinya waktu sedang tidak berpihak pada ku. 

Hari itu hari minggu pagi. Kendaraan sudah padat mengantre untuk bisa memasuki parkiran Tanjung Penyu. Melihat hal demikian rombongan pun berdiskusi kembali dan memutuskan untuk putar balik dan mencari pantai terdekatnya. Bertemulah kita dengan Pantai Ungapan.

Pantai Ungapan

Pantai Ungapan terletak di Umbulrejo, Gedangan, Kab. Malang. Pantai ini bener-bener bersebelahan dengan Tanjung Penyu, kalau dari arah Kota Malang lokasinya sebelum Jembatan Bajulmati. 

Tiket masuk Pantai Ungapan ini 10.000 per orang. Kami berempat dewasa, beserta parkir mobil total 50.000.

Karena kita bawa anak-anak, petugasnya langung mengarahakan kita ke sebelah kiri dari pintu masuk. 

Benar saja, rupanya di ujung pantai terdapat muara tempat bersatunya air sungai dan air laut yang arusnya sangat kecil, bahkan ombaknya pun tenang. Sangat cocok untuk anak-anak bermain air. 

Karena tujuan kita memang piknik, begitu sampai kita langsung sewa tikar. Para orang tua sibuk mengeluarkan makanan yang sudah kita sepakati bawa masing-masing dari rumah.

Ada yang bawa mie instan, buah-buahan, sampai rujak buah. Alat masaknya pun ada yang bawa jadi kita leluasa untuk buat minnuman hangat dan atau sekedar makan mie instan. 

Anak anak langsung bermain pasir dengan mainan yang kita bawa dari rumah. Meskipun airnya cukup tenang, anak-anak tetap di awasi bergantian. 

Oh iya menariknya karena ada muara, jadi pantainya itu memiliki dua sisi dengan pasir yang berbeda. Pantai utamanya berpasir putih serta area muara yang memiliki pasir hitam. 

Kami sangat menikmati kebersamaan tetangga kala itu, sampai tidak terasa waktu sudah siang. Sambil menunggu anak-annak bergiliran mandi, ibu-ibu sudah pesan makan siang di salah satu warung yang ada. 

Fasilitas di Pantai Ungapan ini sudah lengkap mulai dari warung, toilet serta mushola, bahkan ada mesjid di dekat  pintu masuk. 

Harga makanan dan minumannya juga terjangkau. Kami bersepuluh oranng dewasa habis sekitar 360 ribu rupiah sudah dapat 3 Ikan Tuna bakar yang besar besar loh! Kelebihan lain di Pantai Ungapan ini kamu bisa berkemah. 

Ada yang sudah pernah ke pantai malang selatan juga? Kalau iya kamu pernah ke pantai mana saja?

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.