Taman Bumi Langit Resto & Coffee: Bukan Sekedar Restoran!

Tamann Bumi Langit

Taman Bumi Langit Resto & Coffee ini sebenarnya sudah naik daun dari akhir tahun 2022. Kala itu, belum sempat kami berkunjung dan keburu pindah ke luar kota.

Nama Taman Bumi Langit ini semakin sering aku dengar dari kalangan sesama blogger di Malang pada saat bulan Ramadhan tahun lalu.

Rasa penasaran ku sedikit terobati dengan membaca ulasan para travel blogger tersebut. Semuanya hampir sama, mereka sangat menikmati santapan dan juga suasananya.

Dimana Lokasinya?

Restoran ini tak jauh dari rumah tinggal kami di malang. Sekalinya beli sayur, kami sering lewat. Ya hanya lewat depannya saja yang mana hanya terlihat jalan masuk dan logo penandanya saja. 

Lokasinya di pinggiran Kota Malang, tepatnya di Jalan Ikan Gurami, Tunjungsekar, Lowokwaru, Kota Malang. Cocok untuk melipir sejenak dari keramaian kota.

Senja di Taman Bumi Langit

Setelah puas berenang di Taman Rekreasi Sengkaling, kami sekeluarga mampir ke Taman Bumi Langit untuk makan malam. 

Sekitar pukul setengah lima sore kami sampai di lokasi. Sengaja makan malam di sore hari agar setibanya di rumah kami sudah dalam keadaan kenyang dan tinggal beristirahat untuk melanjutkan liburan ke destinasi selanjutnya di esok hari.

Begitu masuk ke area restoran, kami takjub karena bangunannya ternyata jauh dari jalan depan yang biasa kami lewati. Bangunannya benar-benar di tengah sawah dan memiliki lahan parkir yang sangat luas. 

Aku mulai paham, kenapa orang-orang sangat merekomendasikan taman bumi langit resto sebagai tempat makan keluarga yang tenang dan nyaman.

Langit mendung disertai gerimis, membuat suasana resto lebih romantis.

Review Makanan dan Minuman di Taman Bumi Langit 

Begitu masuk area semi tertutup, kami melewati kasir dan mengambil menu makanannya. Pelayan dengan ramah memberi tahu tata cara order di resto tersebut. Begini urutannya:

  • Pengunjung mengambil menu makan dan memilih tempat duduk terlebih dahulu
  • Lalu pengunjung melakukan pemesanan di kasir dan langsung membayarnya juga 
  • Pengunjung memberi tahu kan no meja yang di pilih dan tinggal menunggu makanan datang.

Karena kami tidak ingin jauh dari kasir kami pun memilih tempat duduk persis di belakang kasir agar memudahkan dalam proses pemesanannya. 

Menu makanan dan minumannya sangat beragam. Kami juga kaget ternyata harganya affordable banget. Padahal kami kira akan lebih mahal dari itu mengingat tempat makannya yang super asyik, nyaman, dengan pemandangan alam yang tak ternilai.

Kami memesan beberapa menu salah satunya menu favoritnya yaitu nasi ayam goreng. Menu lainnya ada chicken katsu dan Mieteor (sejenis cwi mie) seharga 9 ribu saja. 

Minumannya kami pesan es teh, dan minuman tradisionalnya yaitu beras kencur dan wedang. 

Setelah melakukan pembayaran akupun berkeliling lokasi untuk melihat setiap sudut ruang bumi langit yang estetik.

Tak perlu menunggu lama, baru aku naik ke lantai dua saja aku sudah bisa melihat pelayanan yang datang membawa minuman yang kami pesan. 

Aku cobain satu persatu makanan dan minumannya. Setelah mencicipi Nasi Ayam Goreng pesanan suami ku, aku langsung tahu kenapa menu ini bisa jadi favorit. Beda aja gitu ayamnya. Lebih empuk, bumbunya meresap dan disajikan dengan sambal yang seger banget!

Rekomended!

Pertama kali aku coba minumannya aku nyobain Es Teh nya. Rasanya agak hambar tapi sisanya minuman yang lain itu enak-enak. Bahkan dengan porsinya yang jumbo itu murah sih hitungannya!

Tempatnya Tidak Sekedar Estetik

Restoran dengan pemandangan alam yang estetik sudah biasa di Malang. Tapi kalau resto yang estetik, makanannya enak, dan harganya murah itu ciri khas dari Taman Bumi Langit.

Bangunannya dari kejauhan mirip seperti gubuk kayu kecil. Tapi pas sudah masuk serasa berada di dalam castle tua yang terbuat dari kayu.

Kenapa seperti castel? 

Karena tepat ditengah bangunann terdapat tangga melingkar untuk akses ke lantai dua dan tiga. 

Bangunannya terdiri dari 3 lantai. Lantai pertama ini tempat makan untuk umum yang jumlah meja kursinya tak terhingga saking banyaknya. Kursi dan meja nya juga unik unik. Paling suka dan menarik perhatian aku adalah sofa yang terbuat dari drum bekas yang di cat oranye. Sofanya menyebar di area outdoor dan semi outdoor lantai satu.

Bahkan di area outdoor itu juga ada kursi yang di buat seperti ayunan. 

Lantai dua dan tiga ada tempat makan juga yang lebih privasi. Biasanya digunakan untuk acara reservasi seperti ulang tahun, lamaran bahkan nikahan. 

Pemandangan sore dari lantai atas akan lebih menawan jika tidak terhalangi awan putih.

Pengalaman Malam Bersama Keluarga di Taman Bumi Langit

Alhamdulillah, kami sekeluarga sangat berkesan bisa membawa keluarga besar makan disini. Para orang tua merasa puas dengan pelayanan dan makanan serta suasananya. Anak anak kami juga senang bisa berlarian dan memberi makan di kolam yang ada di tengah-tengah restoran. 

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.